Tanggapan dari blog ini ?

Senin, 04 Maret 2013

RUMAH TUA

                 Sebelumnya aku mau perkenalkan diri dulu nih. Namaku Lina umurku 18tahun, nah kali ini aku mau cerita pengalaman orang disekitar rumahku. Aku tinggal di sebuah rumah tua peninggalan Alm. Ibuku. Di rumah itu banyak sekali kejadian menyeramkan bahkan tidak jarang sampe kesurupan.
                   Aku mulai cerita sekitar tahun 2000, ibuku dan kakak iparku sedang masak nasi uduk buat jualan sore. Mereka masak disiang hari sekitar pukul jam 12.00 wib, terdengar suara tukang cincau menjajakan jualannya sampai di depan rumahku ada yang memberhentikan tukang tersebut. Setengah jam berlalu tukang cincau itu datang ke rumahku bermaksud meminta bayaran cincau yang dibeli di depan rumahku. Tukang cincau menanyakan kepada ibuku seorang perempuan yang membeli cincaunya tetapi belum membayar perempuan itu langsung masuk kerumah ibuku. Ibuku bingung karna kami semua tidak ada yang merasa membeli cincau. Tukang itu kekeh ada perempuan berambut sebahu memakai baju putih meminta es dan masuk kerumahku. Ibuku langsung mengerti apa yang dimaksud tukang cincau. Ibuku bilang bahwa yang membeli itu penunggu  rumahku, akhirnya tukang itu langsung kabur terbirit - birit.
                 Beberapa tahun berikutnya, dimalam hari kakakku berniat untuk masak mie, sedang asyik - asyiknya nunggu mie matang di pintu dapur arah kehalaman depan ada yang mengetuk. Dia tidak bearfikir hal aneh, dibukanya pintu pas dilihat tidak ada siapa - siapa. Dua kali pintu diketuk tetap tidak ada orang, setelah ketiga kalinya dibuka ternyata dihadapannya terdapat sesosok pocong didepan matanya. Sepontan kakakku kabur kekamarnya.
               Beberapa bulan berlalu, teman - teman kakakku sedang menginap dirumahku. Mereka bertiga tidur di kamar kakak, dua orang temannya tidur di lantai sedangkan kakkaku tidur diranjang. Ketika teman kakakku bernama ucok tidur menghadap ke arah kolong ranjang tidur dilihatnya sesosok kuntilanak. Teman kakakku langsung menjerit ketakutan sampai seisi rumah terbangun. Pagi harinya teman kakakku menceritakan kejadian yang dialaminya tadi malam.
                Sekitar tahun 2009 pada siang hari sepupuku datang kerumahku bersama temannya untuk menanyakan suatu perihal.
Nah lagi kayak gitu dia manggil - manggil didalem rumah, "cang, cang, ncang dimana?" lagi kayak gitu ada yang ngejawab "euy, disini" sampai ke 3 kalinya sepupu aku itu nyari - nyari sampai kedapur, alhasil tidak ada. Akhirnya dia dan temannya kabur sampai di tengah jalan ketemu sama ibuku, dia nanya "lah ncang dari mana?", ibuku langsung jawab "gue abis dari rumah temen gue emang kenapa?" sepupuku langsung tercengang sambil bilang "eva barusan dari rumah encang, manggil - manggil ncang tapi ada yang jawab kayak ncang gak ada orangnya cang" ibuku manggut manggut dan bilang itu penunggu rumah. Dan eva tidak berani lagi kerumah ibuku karna takut terulang lagi.

                   Pada tahun 2011, setengah tahun meninggalnya mendiang Alm. ibuku, temenku masuk kerumahku bermaksud untuk meminta air minum, saat itu temanku masuknya dari pintu samping. Dia ngambil air minum yang ada di meja makan berhadapan dengan kamar kakakku yang dahulunya di tempatin aku dan ibuku. Saat dia lagi ngambil air minum,m dia melihat ada orang yang sedang nonton TV di kamar kakakku, emang sih ada TV di situ. Tapi anehnya dia ngebelakangin pintu yang keliatan hanya dari lutut sampai pergelangan kaki . Dia kira itu kakakku, sampai akhirnya dia tanya kepadaku, "apa bang dedi lagi nonton lin?" , "engga ada orang akh", jawabku. Dan aku pun nanya sama kakakku, kakakku jawab "tidak". Loh? terus yang dilihat temanku siapa dong? Merinding jadinya.
                      Nah samapai sekarang rumah itu masih aku pakai karena itu warisan dari Alm. Ibu. Semoga dia di tempatkan disisnya. AMIN!!! Sampai sini dulu yah ceritanya, maaf kalo tulisannya masih acak - acakan. SEE YOU